Klasifikasi Warna Kerah Pekerja
Istilah “warna kerah” (collar color) digunakan sebagai cara informal untuk menggambarkan kelompok pekerja berdasarkan karakter pekerjaan, keterampilan, lingkungan kerja, dan bidang industrinya. Istilah ini bukan sistem klasifikasi resmi ketenagakerjaan, dan satu pekerjaan dapat memiliki lebih dari satu kategori. (Indeed)
Tentang Klasifikasi Warna Kerah Pekerja
1. 🔵 Blue Collar — Kerah Biru
Blue collar umumnya mengacu pada pekerjaan manual, operasional, produksi, atau pekerjaan teknis yang dilakukan secara langsung.
Contoh:
- Operator produksi
- Mekanik (Bengkel)
- Teknisi
- Pekerja konstruksi
- Pekerja manufaktur
- Pekerja lapangan/out door/di luar ruangan
- Sopir jenis apapun karena tidak ada sopir di dalam ruangan
- Sale lapangan atau out door[1]Sales lapangan atau kadang di sebut door to door (dari pintu ke pintu) → lebih banyak bekerja di luar kantor, kunjungan pelanggan, canvassing, dan penjualan langsung.
- Bongkar muat semua jenis atau varian mulai mobil box atau truk dan pick up[2]Bongkar muat Karena pekerjaan utamanya bersifat fisik dan operasional
- Kernet truck, pick up, bus dan lain-lain[3]Karena mengandalkan otot
Istilah ini secara historis berkaitan dengan pakaian kerja berwarna biru yang umum digunakan pekerja manual. (Wikipedia)
2. ⚪ White Collar — Kerah Putih
White collar biasanya merujuk pada pekerjaan profesional, administratif, manajerial, dan pekerjaan berbasis pengetahuan.
Contoh:
- Programmer atau koder (web atau desktop)
- Akuntan
- Manajer
- Administrator
- Analis
- Konsultan
- Digital marketer
- pengajar (guru atau dosen)
- bankir atau pegawai bank
- Polisi atau tentara (Kantor) non lapangan[4]Misalnya polisi di bidang sekertaris sebagi gambaran kecilnya sebagian di blue collar misal polisi lalu lintas berada di lapangan
- Sales kantor atau indoor → bekerja dari kantor atau dalam ruangan menangani telepon, email, administrasi penjualan, atau pelanggan secara digital.
- Pekerja remore Jarak Jauh/WFH (Work From Home)[5]Work From Home tidak serta merta menggarap sesuatu hal di rumah bisa saja garap tugas di cafe misalnya atau di tempat lainnya
Istilah ini berkembang dari pakaian kantor, khususnya kemeja berkerah putih yang diasosiasikan dengan pekerja kantoran. Dominan pekerja menggunakan otak sedikit menggunakan otot (Wikipedia).
3. 🩷 Pink Collar — Kerah Merah Muda
Pink collar merupakan istilah historis untuk pekerjaan pelayanan yang secara tradisional banyak diasosiasikan dengan perempuan.
Contoh:
- Customer service
- Perawat
- sebagian Guru[6]Ilmu sosial
- Retail
- Sekretaris
- Pekerja pelayanan
Penggunaan istilah ini sekarang perlu dipahami dalam konteks sejarah dan perubahan peran gender dalam dunia kerja. (Walden University)
4. 🩶 Gray Collar — Kerah Abu-Abu
Gray collar menggambarkan pekerjaan yang berada di antara karakter pekerjaan blue collar dan white collar, terutama pekerjaan yang menggabungkan keterampilan teknis dan pengetahuan profesional.
Contoh:
- Teknisi IT
- Teknisi medis (dunia kesehatan)
- Teknisi jaringan
- Petugas kesehatan
- Teknisi industri
5. 🟢 Green Collar — Kerah Hijau
Green collar berkaitan dengan pekerjaan lingkungan, keberlanjutan, energi terbarukan, dan konservasi.
Contoh:
- Teknisi panel surya
- Teknisi turbin angin
- Konsultan keberlanjutan
- Ilmuwan lingkungan
- Pekerja konservasi
- Pengelola limbah
6. 🟡 Gold Collar — Kerah Emas
Gold collar kadang di sebut golden collar digunakan untuk menggambarkan profesional dengan tingkat keahlian atau spesialisasi tinggi.
Contoh:
- Dokter
- Pengacara
- Ilmuwan
- Insinyur spesialis
- Profesional teknologi tertentu karena banyak sub bidang
Dominan pekerja menggunakan otak sedikit menggunakan otot (Walden University).
7. 💻 New Collar — Pekerja Keahlian Baru
New collar merupakan istilah yang semakin relevan dalam ekonomi digital[7]Ekonomi digital adalah kegiatan ekonomi yang memanfaatkan teknologi digital, internet, perangkat lunak, data, dan jaringan untuk menghasilkan, menawarkan, menjual, membeli, atau mendistribusikan … Continue reading. Kategori ini menggambarkan pekerja yang memiliki keterampilan teknis dan digital, tetapi keterampilannya tidak selalu diperoleh melalui jalur pendidikan universitas empat tahun bisa saja jalur belajar otodidak.
Contoh:
- Web developer
- Programmer
- Coder
- UX designer
- IT specialist
8. ⚫ Black Collar — Kerah Hitam
Black collar memiliki beberapa penggunaan dan tidak memiliki definisi tunggal. Salah satu penggunaan mengacu pada pekerjaan manual dalam industri yang membuat pekerja sangat kotor, seperti pertambangan atau pengeboran minyak. Dalam konteks lain, istilah ini juga digunakan untuk profesi kreatif tertentu. (Wikipedia).
- Pertambangan
- Pengebor minyak
Tabel Ringkas
| Warna | Istilah | Karakter pekerjaan |
|---|---|---|
| 🔵 | Blue Collar | Manual, produksi, operasional, sopir |
| ⚪ | White Collar | Profesional, administrasi, pengetahuan |
| 🩷 | Pink Collar | Pelayanan dan pekerjaan perawatan |
| 🩶 | Gray Collar | Teknis + pengetahuan profesional |
| 🟢 | Green Collar | Lingkungan dan keberlanjutan |
| 🟡 | Gold Collar | Spesialisasi dan keahlian tinggi |
| ⚫ | Black Collar | Penggunaan beragam, termasuk pekerjaan berat/kotor |
| 💻 | New Collar | Keahlian teknis dan digital melalui jalur pendidikan beragam |
Warna kerah dalam era digital
Perkembangan teknologi membuat batas antar-kategori semakin fleksibel. Seorang programmer, misalnya, dapat disebut white collar karena bekerja berbasis pengetahuan sekaligus new collar karena keterampilan teknologi dapat diperoleh melalui berbagai jalur pendidikan. Sementara teknisi IT dapat memiliki karakter gray collar karena menggabungkan pekerjaan teknis dengan kemampuan intelektual[8]Intelektual adalah sesuatu yang berkaitan dengan kemampuan berpikir, memahami, menganalisis, memecahkan masalah, dan menggunakan pengetahuan.. (ResearchGate)
Intinya: warna kerah adalah metafora untuk memahami karakter pekerjaan, bukan ukuran nilai atau kedudukan seseorang atau jika kerah warna ini itu berarti memakai baju warna itu oh bukan seperti itu, hal itu hanya sebagai pengkategorian dunia kerja formal dan tidak berlaku untuk pekerja informal. Literatur mengenai klasifikasi ini juga menunjukkan bahwa berbagai kategori dapat saling tumpang tindih maka di tata ulang oleh artikel saya pribadi bukan sebuah ukuran pekerja muda atau tua karena bersifat netra melalui panduan referensi kredibel hal ini sejalan dengan kompetensi. (ResearchGate)
Ingat hanya sebagai pengkategorian jenis, contoh polisi sebagian white collar apa iya pakaian putih ? kan tidak. Ingat hanya pengkategorian. Non artinya bukan kontek dalam bahasa inggris kalo nona itu manusia njir. Ya hasil analisa pribadi saya pada pengalaman kerja saya pribadi adalah white collar, new collar dan pink collar eit bukan pekerja muda key hanya pengkategorian jenis dunia kerja hingga lapangan atau non lapangan hanya berlaku pekerja formal yang di gaji.
Referensi Sumber Internet atau Daftar Pustaka
| ↑1 | Sales lapangan atau kadang di sebut door to door (dari pintu ke pintu) → lebih banyak bekerja di luar kantor, kunjungan pelanggan, canvassing, dan penjualan langsung. |
|---|---|
| ↑2 | Bongkar muat Karena pekerjaan utamanya bersifat fisik dan operasional |
| ↑3 | Karena mengandalkan otot |
| ↑4 | Misalnya polisi di bidang sekertaris sebagi gambaran kecilnya |
| ↑5 | Work From Home tidak serta merta menggarap sesuatu hal di rumah bisa saja garap tugas di cafe misalnya atau di tempat lainnya |
| ↑6 | Ilmu sosial |
| ↑7 | Ekonomi digital adalah kegiatan ekonomi yang memanfaatkan teknologi digital, internet, perangkat lunak, data, dan jaringan untuk menghasilkan, menawarkan, menjual, membeli, atau mendistribusikan barang dan jasa. |
| ↑8 | Intelektual adalah sesuatu yang berkaitan dengan kemampuan berpikir, memahami, menganalisis, memecahkan masalah, dan menggunakan pengetahuan. |
Eksplorasi konten lain dari Portal 101Tamael Web Cloud
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
0 Comments